PICTURE ZONA 88

Rabu, 22 September 2010

SAKIT MATA DAN DOA YANG DI IJABAH

By: Retno Kusuma Wardhani

Thanks pada temen2 atas atensi dan commentnya di statusku ttg seputar sakit mataku. Sebenarnya ada cerita kecil dibalik sakit mataku ini. Tapi adalah merupakan pelajaran besar bagiku.


Seperti yg telah aku tulis sebelumnya di stausku, bahwa Dinda putri pertamaku sdg menjalani UN mulai dr hari Senin sampai Kamis ini. Untuk itu dia dan teman2 nya mengikuti acara yg diadakan di sekolahnya yaitu super camp. Acara menginap yg dimulai pada hari Jumat sampai menjelang berakhirnya UN. Dimana disana mereka belajar bersama, sholat bersama, tahajud bersama, dzikir bersama.....satu perjuangan mungkin akan terasa lebih ringan jika dihadapi bersama sama.
Tapi ternyata ada satu insiden kecil, sekitar hari sabtu ada salah seorang teman perempuannya yg harus pulang karena sakit mata.
Dan benar saja, hari Senin pagi menjelang UN hari pertama sekitar jam 4 sebelum subuh Dinda SMS ak, dia bilang, Ma, mata kiriku bengkak, merah dan kayak kelilipan. Terang saja ak panik, tanpa mengulur waktu pagi pagi buta aku langsung ke sekolah membawa 2 botol obat tetes mata. Satu untuk dia yg satu lg untuk teman temannya.

Waktu berangkat ke sekolah jalanan masih lengang, sambil mengemudi aku terus berdoa. Ya Allah berikanlah anakku kesehatan, jauhkanlah dia dr berbagai macam penyakit. Hari ini adalah saat yg sgt penting baginya, dia sdg berjuang untuk masa depannya, perjuangan yg telah dipersiapkannya berbulan bulan bahkan bertahun tahun sebelumnya. Jangan biarkan ada sesuatu yg memberatkan langkahnya Ya Allah. Ya Allah hamba percaya tiada yg lebih berkehendak selain Engkau, termasuk bila seandainya dia ditakdirkan untuk sakit, hamba sebagai ibunya rela untuk menanggung sakitnya.

Sampai disana aku temui Dinda masih mengenakan mukena baru saja selesai sholat subuh. Ak obati matanya, sambil berpesan pada teman2 sekamarnya untuk memamkai obat tetes mata itu agar tidak tertular.

Subhanallah Dinda gak jadi sakit mata, diberi klancaran dan kemudahan dalam mengerjakan UN. Dan sekali lagi Subhanallah.....aku yg terkena sakit mata, parah, nyaris gak bisa membuka mata. Aku gak bisa membayangkan apa jadinya bila Dinda yg sakit, sementara dia harus menjalani UN.
Padahal menurut dokter yg kukunjungi bila telah terjadi gejala seperti yg Dinda alami, dalam hitungan 3 sampai 4 jam akan mjd parah dan terjadi peradangan hebat.

Teman2...ternyata lisan dan doa seorang ibu untuk anaknya yg diminta dgn ikhlas benar2 di-ijabah oleh Allah. Karena itu pelajaran utk kita dan untukku khususnya agar lebih berhati hati dalam berucap baik lisan ataupun hati krn akan menjadi doa untuk mereka.
Dan utk teman2 remajaku, hormatilah selalu ibu kalian, sayangilah mereka, karena engakau dapat meraih ridho Allah lewat ridho dari ibumu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar