PICTURE ZONA 88

Rabu, 22 September 2010

MLIJO

By: Daniel Wijaya

Pada awalnya disekitar perumahan itu ada beberapa penjual sayuran atau dalam bahasa jawa disebut 'mlijo'. Karena para penjual (baik sayuran ataupun jenis yang lain) tersebut menggelar dagangannya secara sembarang maka oleh pengurus wilayah tersebut (pak RW) disepakati bersama warga dibentuklah sebuah pasar kecil yang hanya terdiri atas tidak lebih dari 10 pedagang. Ini terjadi sudah lebih dari 10 tahun yang lalu.

Selain pasar kecil tersebut tetap saja ada beberapa mlijo yang berkeliling diantaranya si Samsul dengan motor roda tiganya dan mak Ngat yang sedikit lebih bermodal dengan mobil pickup-nya. Beberapa tahun belakangan ini mak Ngat mulai merajalela. Tidak hanya berkeliling dengan mobil namun menggelar dagangannya dipelataran sebuah rumah yang tepat berada dijalanan yang sepi. Mak Ngat menggelar dagangannya sekitar pukul 5 pagi ketika pasar kecil belum buka. Mak Ngat pun memberikan harga yang lebih murah dari harga pasar kecil tersebut dan dengan pemenuhan kebutuhan masak memasak lebih lengkap. Selain itu mak Ngat selalu 'on call' untuk pemesanan maupun pengiriman.

Akibatnya dapat dipastikan, pasar kecil yang dulunya ramai semakin lama semakin sepi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar